Misteri Asusila Bapperida Terkuak! Rekonstruksi Digelar, Saksi Mata Bicara Lewat Isyarat
spideyLebak.my.id – Misteri Asusila Bapperida Terkuak! Rekonstruksi Digelar, Saksi Mata Bicara Lewat Isyarat. Halo warga Lebak! Your Friendly Neighborhood SpideyLebak kembali dengan mode serius. Kali ini Spidey Sense-ku bergetar kencang, bukan karena ada Green Goblin, tapi karena ada dugaan kasus yang mencederai moral di lingkungan Pemkab Lebak.
Ingat kasus dugaan asusila di kantor Bapperida? Nah, penyelidikan makin dalam, teman-teman. Tim investigasi baru saja melakukan rekonstruksi lapangan di lokasi kejadian. Suasananya? Tegang banget, mirip adegan interogasi di film detektif!
Saksi Kunci: Kejujuran Tanpa Suara
Dua saksi kunci yang pemberani, RU (20) dan SF (20), hadir di lokasi. Mereka adalah teman-teman kita penyandang disabilitas tuna rungu. Didampingi penerjemah bahasa isyarat, mereka menceritakan kembali malam kelabu, Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 20.00 WIB itu.
Melalui bahasa isyarat, SF menceritakan pemandangan yang bikin syok:
“Ada dua laki-laki dan satu perempuan. Perempuan itu pakai jilbab tapi tidak pakai baju, posisinya terlentang di lantai. Laki-lakinya di atasnya,” ungkap SF lewat penerjemahnya.
Duh, mendengarnya saja bikin Spidey geleng-geleng kepala. Kantor pemerintah kok dipakai buat begitu?
Misteri CCTV dan “Blind Spot”
Pak Sekban (Sekretaris Bapperida) memimpin pemutaran rekaman CCTV. Di layar terlihat jelas: Dua sosok perempuan (saksi) berjalan tergesa-gesa lalu berlari ketakutan menjauh dari gedung. Jelas mereka melihat sesuatu yang mengerikan!
TAPI… tunggu dulu. Saat diminta rekaman tepat di titik kejadian (TKP), staf teknis bilang:
“Area itu memang belum terpasang CCTV.”
Hmm… Spidey Sense mencium sesuatu yang mencurigakan. Kebetulan sekali ya?
Sosok Misterius yang Terlambat Datang
Yang bikin makin curiga, dari enam pegawai yang punya akses, ada satu orang yang datang paling telat ke aula. Inisialnya IH, petugas cleaning service. Dia baru nongol setelah dipanggil Pak Sekban.
Sebelumnya, RU dan SF sudah menunjuk foto IH sebagai orang yang malam itu membuka tirai dan mengusir mereka. Wah, kepingan puzzle-nya mulai terkumpul nih!
️ Pembelaan Sang Guru & Kecaman Publik
Pak Omat, guru pendamping saksi, menjamin kredibilitas muridnya.
“Anak-anak dengan kebutuhan khusus seperti mereka… akan menceritakan persis seperti yang mereka lihat. Mereka sulit berbohong,” tegas Pak Omat.
Di sisi lain, Pak Hasan Basri dari Baralak Nusantara marah besar. Beliau mengecam keras kejadian ini karena bukan cuma melanggar aturan ASN, tapi menghina moral publik.
️ Pesan Spidey: Kawal Terus Sampai Tuntas!
Kasus ini nggak boleh menguap begitu saja, teman-teman! Kejujuran RU dan SF harus dihargai. Pemerintah Daerah harus tegas. Kalau benar terbukti, pelakunya harus diberi sanksi seberat-beratnya. Kantor rakyat harus bersih dari tindakan kotor!
Spidey bakal terus memantau dari atas gedung. Keadilan harus ditegakkan!
Stay safe and stay righteous, Lebak! ️⚖️
