Banyak Anak Muda di Lebak Terima Bansos
spideylebak – Banyak Anak Muda di Lebak Terima Bansos. Halo warga Lebak yang luar biasa! SpideyLebak baru saja melintas di atas Kecamatan Warunggunung dan melihat keramaian luar biasa di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pos Warunggunung pada Rabu (26/11/2025) kemarin. Awalnya aku pikir ada serangan Sinister Six, ternyata bukan! Itu adalah ratusan warga yang lagi antre buat terima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tahun 2025.
Tapi tunggu dulu… Spidey Sense aku tiba-tiba bergetar. Ting-ting-ting! ️⚡
Kenapa? Karena pas aku perhatikan dari balik lensa topengku, kok penerimanya banyak yang masih muda dan segar bugar ya? Mayoritas dari mereka ada di kelompok usia produktif. Wah, ini menarik!
Misi Penyelamatan Ekonomi: Rp900 Ribu Cair!
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) membawa pulang uang tunai sebesar Rp900.000. Lumayan banget kan buat beli jaring… eh, maksudnya kebutuhan pokok!
Aku sempat ngobrol sebentar (sambil gelantungan terbalik, tentunya) sama salah satu warga, Mbak Lisnawati (32) dari Desa Warunggunung. Dia bilang ini pertama kalinya dia dapat BLTS Kesra.
“Ini antre bantuan BLTS, dapatnya Rp900 ribu. Baru pertama kali dapat,” katanya dengan wajah sumringah.
Mbak Lisnawati ini real hero lho! Dia bilang uang itu bakal dipakai buat biaya pendidikan tiga anaknya—satu sekolah biasa, dua lagi di pesantren.
“Terbantu banget… Uang ini buat bekal anak di Kobong (pesantren). Tadinya tidak ada, sekarang terbantu,” tambahnya. Respect buat para ibu pejuang!
Rencana “Upgrade” dari Tim PKH
Nah, soal banyaknya anak muda yang terima bansos, Kak Indri Septiani, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Warunggunung, punya penjelasannya.
Total ada 1.664 penerima (KPM) di Warunggunung yang bakal dibagi dalam tiga hari penyaluran. Tapi Kak Indri sadar kalau banyak penerima yang masih muda. Jadi, tim mereka bakal melakukan verifikasi dan validasi ulang.
Bukan mau diputusin kayak hubungan MJ dan Peter Parker lho ya, tapi mau diarahkan!
“Mereka tidak diputus bantuannya, tetapi akan diarahkan ke program kewirausahaan, karena bansos ini sifatnya sementara,” jelas Kak Indri.
Keren! Jadi mereka bakal diajarkan cara memancing (wirausaha), bukan cuma dikasih ikannya. Karena ingat teman-teman, bantuan itu ibarat jaring pengaman saat kita jatuh, tapi pada akhirnya kita harus memanjat sendiri!
Oke, tugasku di sini selesai. Aku harus lanjut mengejar penjahat (atau mungkin beli cilok). Tetap semangat warga Lebak!
With great power, comes great responsibility! ️️ Thwip!
