Profil Mochamad Nabil Jayabaya
spideylebak.my.id – Profil Mochamad Nabil Jayabaya. Oke sekarang kita bahas salah satu tokoh di Kabupaten Lebak yang merupakan seorang pengusaha profesional, Mochamad Nabil Jayabaya.
Profil Singkat
- Nama Lengkap: H. Mochamad Nabil Jayabaya, S.Pd.I.
- Panggilan: Nabil / Bos Nabil.
- Jabatan: Ketua BPC Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten Lebak.
- Partai Politik: PDI Perjuangan.
- Posisi dalam Keluarga: Anak dari H. Mulyadi Jayabaya (JB), Adik dari Hj. Iti Octavia Jayabaya, dan Kakak dari H. Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya.
Pendidikan dan Masa Muda
Berbeda dengan kakaknya (Iti) yang menempuh jalur akademisi murni atau adiknya (Hasbi) yang sejak awal didesain di jalur legislatif, Nabil ditempa untuk menguasai “lapangan”.
- Pendidikan Formal: Nabil menempuh pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Banten dan Jakarta. Ia memiliki gelar Sarjana (S.Pd.I), yang menunjukkan latar belakang pendidikan yang juga menyentuh aspek keagamaan/sosial.
- “Sekolah” Jalanan & Bisnis: Pendidikan terpenting Nabil didapat langsung dari ayahnya, Mulyadi Jayabaya. Ia dididik untuk memahami dunia usaha, manajemen massa, dan lobi-lobi politik sejak usia muda. Hal ini membuatnya tumbuh menjadi sosok yang luwes bergaul dengan berbagai lapisan, dari pejabat tinggi hingga masyarakat akar rumput.
Karir Bisnis: Penguasa Jasa Konstruksi (Gapensi)
Nama Nabil Jayabaya tidak bisa dilepaskan dari Gapensi Lebak.
- Ketua Gapensi: Nabil terpilih secara aklamasi memimpin Gapensi Lebak selama beberapa periode. Posisi ini sangat strategis karena Gapensi menaungi para pengusaha kontraktor di Lebak.
- Peran Ekonomi: Di bawah kepemimpinannya, Gapensi menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur. Ia dikenal sebagai sosok yang powerfull dalam menentukan arah proyek pembangunan fisik di Lebak, memastikan program-program Bupati (kakaknya dulu, dan adiknya sekarang) dapat dieksekusi oleh kontraktor lokal.
Peran Politik & Sosial
Meski tidak duduk sebagai pejabat publik (Eksekutif/Legislatif) seperti saudara-saudaranya, peran politik Nabil sangat krusial. Ia sering disebut sebagai “Panglima Lapangan” keluarga Jayabaya.
- Tokoh di Balik Layar: Jika Iti dan Hasbi adalah “wajah” pemerintahan, Nabil adalah “mesin” yang menggerakkan dukungan. Ia memiliki basis massa yang sangat loyal bernama “Bilver” (Nabil Lovers).
- Sosok Dermawan (Filantropi): Nabil membangun citra politiknya melalui kegiatan sosial. Ia dikenal sangat royal dan sering mengadakan acara santunan besar-besaran, bedah rumah, dan bantuan bencana. Gaya “tangan di atas” ini membuatnya sangat populer di kalangan masyarakat bawah, yang menjadi lumbung suara bagi PDI Perjuangan dan keluarga Jayabaya.
- Pilkada 2024: Sempat digadang-gadang akan maju sebagai Calon Bupati menggantikan Iti Octavia karena elektabilitasnya yang tinggi, Nabil justru memilih mundur dan memberikan dukungan penuh kepada adiknya, Hasbi Jayabaya. Ia bertindak sebagai ketua tim pemenangan bayangan yang mengamankan suara di lapangan.
Kesimpulan
Mochamad Nabil Jayabaya adalah pilar ketiga dari Dinasti Jayabaya. Jika ayahnya adalah Kingmaker, kakaknya (Iti) adalah Birokrat, dan adiknya (Hasbi) adalah Politisi, maka Nabil adalah Eksekutor & Pengusaha. Ia memegang kendali atas logistik ekonomi dan basis massa militan di Lebak.
