98 Persen Warga Baduy Lebak Kini Resmi Punya KTP
spideylebak.my.id – 98 Persen Warga Baduy Lebak Kini Resmi Punya KTP. Sampurasun, Warga Lebak! Your Friendly Neighborhood Spideylebak kembali hadir membawa kabar positif dari wilayah adat kebanggaan kita, Kanekes. Siapa bilang saudara-saudara kita di Baduy tertinggal soal administrasi? Buktinya, radar Spideylebak menangkap data impresif bahwa hampir seluruh warga Baduy kini sudah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak telah bekerja keras melakukan pendataan. Hasilnya sangat memuaskan, kesadaran administrasi kependudukan di tanah ulayat ternyata sangat tinggi.
Berikut adalah laporan lengkap mengenai capaian dan strategi unik perekaman KTP di Baduy.
Nyaris Seratus Persen, Warga Baduy Tertib Administrasi
Kepala Disdukcapil Lebak, Ahmad Nur, mengungkapkan data terbaru per Senin (22/12/2025). Tercatat sekitar 98 persen warga Baduy yang masuk kategori wajib KTP di Kabupaten Lebak kini sudah memiliki identitas resmi.
Angka 98 persen tersebut didapat dari jumlah wajib KTP sebanyak 7.000 jiwa, dari total populasi 9.500 masyarakat Baduy yang tercatat dalam database Disdukcapil. Namun, Ahmad memberikan catatan kecil bahwa angka ini berbasis pada warga yang sudah tercatat di sistem. Masih ada tantangan tersendiri untuk melakukan pendataan bagi warga Baduy Dalam karena adanya batasan atau larangan adat yang harus dihormati.
Strategi Jitu: Pasang Alat di Kantor Desa, Bukan Door to Door
Tingginya angka kepemilikan KTP ini tidak lepas dari strategi cerdas Disdukcapil Lebak. Ahmad Nur menjelaskan bahwa pelayanan untuk warga adat Baduy di Desa Kanekes memang diistimewakan.
Pihak dinas secara khusus menyediakan alat perekaman KTP elektronik yang stand by atau menetap di kantor desa. Menurut Ahmad, cara ini jauh lebih efektif ketimbang petugas harus jemput bola mendatangi rumah warga satu per satu (door to door).
Alasannya sederhana namun logis. Warga Baduy dikenal sangat aktif dan memiliki mobilitas tinggi. Mereka kerap beraktivitas di luar rumah untuk menggarap lahan pertanian hingga ke daerah Sobang dan Muncang, atau pergi berdagang. Dengan adanya alat di kantor desa, warga bisa langsung melakukan perekaman data kapan saja saat mereka pulang atau mampir ke kantor desa.
Penting Buat Dagang ke Luar Kota dan Terima Bantuan
Lantas, kenapa KTP menjadi sangat penting bagi warga Baduy? Ahmad Nur menjelaskan bahwa dokumen kependudukan ini menjadi kunci mobilitas ekonomi mereka.
KTP sangat dibutuhkan, terutama bagi warga Baduy yang hendak pergi berjualan hasil bumi atau kerajinan tangan ke luar kota. Identitas resmi ini memberikan rasa aman saat mereka bepergian jauh.
Selain itu, kepemilikan KTP juga menjadi syarat mutlak bagi warga Baduy untuk bisa mengakses program pemerintah, seperti menerima bantuan sosial. Beberapa transaksi ekonomi modern saat ini juga tetap mewajibkan penggunaan KTP sebagai validasi data.
Salut untuk warga Baduy yang makin melek administrasi!
Salam dari pahlawan lokalmu, Thwip! – Spideylebak
