Damkar Lebak Jinakkan 52 Kebakaran Sepanjang 2025
spideylebak.my.id – Damkar Lebak Jinakkan 52 Kebakaran Sepanjang 2025. Sampurasun, Warga Lebak! Your Friendly Neighborhood Spideylebak kembali hadir dengan kabar dari para pahlawan penakluk api. Sepanjang tahun 2025 ini, pasukan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak telah bekerja keras berjibaku melawan si jago merah demi keselamatan warga.
Berikut adalah rekapitulasi kinerja Damkar Lebak dan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan keselamatan di tahun ini.
Si Jago Merah Mengamuk 63 Kali, Mayoritas Berhasil Teratasi
Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat ada 63 peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Lebak sepanjang tahun 2025. Objek yang terbakar pun beragam, mulai dari rumah tinggal, gedung bangunan, area lahan, hingga kendaraan bermotor.
Kepala Bidang Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak, Iwan Dermawan, menyampaikan bahwa dari total kejadian tersebut, sebanyak 52 kasus berhasil ditanggulangi dengan baik oleh personel Damkar.
Meski demikian, Iwan mengakui ada 11 peristiwa yang tidak dapat tertangani. Alasannya murni karena faktor geografis, yakni lokasi yang terlalu jauh dari pos pemadam (WMK) dan medan jalan yang sulit dijangkau oleh armada truk pemadam yang berukuran besar.
Pos Leuwidamar dan Armada Baru Perkuat Barisan
Kabar baiknya, jumlah kasus yang tidak tertangani tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak di bawah kepemimpinan Bupati Hasbi Asyidiki Jayabaya yang terus menambah fasilitas.
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak, Yadi Basari Gunawan, menjelaskan bahwa tahun ini Pemkab menambah dua unit armada pemadam baru. Selain itu, pos pemadam wilayah manajemen kebakaran (WMK) baru juga resmi dibuka di Kecamatan Leuwidamar. Langkah ini terbukti efektif mempercepat respons petugas untuk wilayah Lebak bagian tengah.
Saat ini, Damkar Lebak memiliki kekuatan satu Markas Komando (Mako) di Rangkasbitung dan lima pos WMK yang tersebar di Bayah, Malingping, Cileles, Cipanas, dan Leuwidamar. Total armada tempur yang siap sedia berjumlah sembilan unit.
95 Persen Personel Sudah Bersertifikat Diklat
Bukan hanya alat canggih, kualitas manusia di baliknya juga ditingkatkan. Iwan Dermawan menegaskan bahwa Damkar Lebak fokus mencetak petugas yang profesional, disiplin, dan efektif.
Dari total 35 personel yang ada, sekitar 95 persen di antaranya sudah lulus mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemadam. Hal ini wajib dilakukan agar setiap petugas memiliki standar kemampuan yang mumpuni saat terjun ke medan darurat.
Selain pemadaman, Damkar juga gencar melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan simulasi ke masyarakat serta instansi. Yadi Basari bersyukur masyarakat Lebak kini semakin responsif dan paham pentingnya pencegahan dini.
Jangan lupa simpan nomor darurat Damkar ya, Warga Lebak! Mencegah lebih baik daripada memadamkan.
Salam dari pahlawan lokalmu, Thwip! – Spideylebak
