Update Terkini Bencana Sumatera – Korban Meninggal Tembus 940 Jiwa
spideylebak.my.id – Update Terkini Bencana Sumatera – Korban Meninggal Tembus 940 Jiwa. Sampurasun, Warga! Your Friendly Neighborhood Spideylebak kembali hadir membawa kabar duka yang sangat mendalam dari saudara-saudara kita di Pulau Sumatera. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru saja merilis data terbaru mengenai dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Angka korban jiwa kini melonjak tajam mendekati seribu orang.
Berikut adalah rincian data terbaru dan situasi terkini di lapangan per Minggu sore.
Data Terbaru BNPB: Angka Kematian Melonjak Drastis
Berdasarkan data yang tercatat di dashboard penanganan bencana darurat banjir dan longsor BNPB pada Minggu, 7 Desember 2025, pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai angka yang sangat menyedihkan.
Total tercatat ada 940 orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi ini. Selain itu, ratusan orang masih belum ditemukan keberadaannya, dan ribuan lainnya menderita luka-luka. Berikut adalah rincian data korban secara spesifik:
- Jumlah korban meninggal dunia: 940 orang
- Jumlah korban hilang: 276 orang
- Jumlah korban terluka: 5.000 orang
- Jumlah rumah rusak: 147 ribu unit
- Jumlah kabupaten/kota terdampak: 52
Kabupaten Agam Terparah, Ratusan Ribu Mengungsi di Aceh Utara
Dampak kerusakan yang ditimbulkan bencana ini sangat masif, mencakup 52 kabupaten/kota di tiga provinsi. BNPB mencatat bahwa wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjadi daerah dengan jumlah korban jiwa terbanyak, yakni mencapai 172 jiwa.
Sementara itu, gelombang pengungsian terbesar terjadi di Aceh Utara. Tercatat sebanyak 304 ribu warga di wilayah tersebut terpaksa meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Kerusakan infrastruktur hunian juga sangat parah. Data menunjukkan sebanyak 147 ribu unit rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga hancur total tersapu banjir dan tertimbun longsor.
Evakuasi Masih Berjalan, Infrastruktur Belum Pulih Total
Pihak berwenang memperingatkan bahwa jumlah korban tewas, hilang, luka-luka, maupun pengungsi masih sangat mungkin bertambah. Hal ini dikarenakan proses evakuasi dan pembersihan material sisa banjir bandang serta longsor masih terus berlangsung di lapangan.
Tantangan di lapangan juga masih sangat berat. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah ruas jalan utama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih terputus total. Selain itu, aliran listrik dan jaringan komunikasi di daerah terdampak bencana belum sepenuhnya normal, yang membuat proses pendataan dan penyelamatan menjadi lebih sulit.
Mari kita terus doakan agar proses evakuasi berjalan lancar dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Salam dari pahlawan lokalmu, Thwip! – Spideylebak
