Karena TikTok Oknum ASN Diserang Forum LSM!
spideylebak – Karena TikTok Oknum ASN Diserang Forum LSM!. Halo Warga Lebak! Your Friendly Neighborhood SpideyLebak kembali memantau lini masa! Kali ini, Spidey Sense-ku mendeteksi gelombang panas bukan dari pertempuran fisik, tapi dari “perang urat saraf” di media sosial yang bikin geger para aktivis di Lebak.
Ceritanya bermula dari seorang oknum ASN Bapenda berinisial T. Alih-alih bikin konten edukasi pajak, dia malah bikin konten TikTok yang bikin Forum LSM Lebak meradang!
Blunder Sang Oknum: “Lebak Dikuasai Ormas?”
Jadi gini, dalam videonya, Si T ini mengaku sebagai ketua organisasi “Saung Peradaban”. Tapi, ada kalimatnya yang bikin kuping para aktivis panas:
“Kabupaten Lebak sudah dikuasai oknum LSM dan Ormas.”
Waduh! Itu tuduhan serius, teman-teman. Rasanya kayak J. Jonah Jameson yang selalu bilang Spider-Man itu ancaman masyarakat, padahal kan kita niatnya bantu!
Reaksi Keras Sang Senior: “Jangan Pukul Rata!”
Pak Yayat Ruyatna, Ketua Forum Komunikasi LSM Kabupaten Lebak sekaligus aktivis senior, langsung angkat bicara. Beliau nggak terima profesi LSM dan Ormas dipandang sebelah mata dan dituduh sebagai pengintimidasi.
“Kalau dia mengatakan kehadiran oknum LSM dan Ormas sudah menguasai Kabupaten Lebak untuk mengintimidasi orang lemah, berarti semua LSM dan Ormas dianggap pelaku intimidasi. Ini penghinaan terhadap kami semua,” tegas Pak Yayat, Selasa (19/11/2025).
Ibaratnya, kalau ada satu penjahat pakai topeng, jangan semua pahlawan bertopeng disalahin dong!
Ingat Aturan: With Great Power Comes Great Responsibility!
Pak Yayat juga mengingatkan kalau ASN itu punya “buku aturan” alias undang-undang (UU No. 5 Tahun 2014, dll). ASN itu harus netral. Nggak boleh memihak, apalagi bikin gaduh dengan narasi yang memecah belah.
Mendirikan ormas boleh, tapi kalau dipakai buat agitasi politik atau menekan massa? Big No! Itu pelanggaran kode etik, kawan.
“Kami menghimbau rekan-rekan LSM agar tidak tinggal diam. Lembaga kita punya martabat dan tidak boleh direndahkan,” seru Pak Yayat membakar semangat rekannya.
⚖️ Respons Bos Bapenda: “Siap Panggil & Sanksi!”
Untungnya, Kepala Bapenda Lebak, Pak Dodi, gercep (gerak cepat) merespons situasi ini. Pas dihubungi lewat WhatsApp, beliau janji bakal segera “menginterogasi” anak buahnya itu.
“Secepatnya kami akan melakukan pemanggilan kepada T… Jika nantinya hasil pemeriksaan tersebut benar adanya pelanggaran terhadap kode etik ASN, kami akan memberikan sanksi kepada T,” janji Pak Dodi.
Nah, gitu dong! Aturan harus ditegakkan.
️ Pesan Spidey: Bijaklah Bersosmed!
Teman-teman, kejadian ini jadi pelajaran buat kita semua. Jaga lisan, jaga tulisan. Jangan sampai konten 15 detik menghancurkan karir yang dibangun bertahun-tahun.
Mari kita jaga Lebak tetap kondusif. LSM mengawasi pemerintah, pemerintah melayani rakyat, dan Spidey… makan cilok sambil nunggu berita selanjutnya!
Peace out! Thwip! ️️
